Jika Damai, Tenang, dan Bahagia adalah Tujuanmu

|| || || Leave a komentar
Begitu banyaknya orang yang ingin bahagia, dan banyak juga yang salah menerjemahkan cara peroleh kebahagian. Padahal kunci bahagia itu dimulai dari diri sendiri “just accept it” mudah dan tidak perlu uang. Pada postingan kali ini saya ingin membagi beberapa tips untuk menghadirkan rasa tenang kebahagiaan yang cukup mudah. So langsung saja.

Satu, jangan ter-ikat. Lepaskan semua kemelekatanmu akan sebuah masalah. Lepaskan semuanya dan serahkan semua kepada yang Maha Memiliki dan Maha Perencana. Kita harus yakin bahwa masalah hanyalah amanah, bukan untuk diikatkan di jiwa kita, masalah adalah masalah, kita adalah kita. Kita harus Jujur bahwa masalah yang hadir adalah pantas untuk kita, hadir karena kita
banyak dosa yang perlu dibersihkan. Kita harus Mengamankan masalah ini, jangan sampai masalah ini tersebarluas ke lingkungan kita. Kita harus menjadi pribadi Terpercaya, yakni Percaya bahwa kita mampu menyelesaikan masalah ini dalam kekuatanNya. Kita pun harus Percaya bahwa Allah tidak mungkin salah mengirimkan masalah ini untuk kita. Kita harus mempercayakan sepenuhnya masalah kepada Allah sebab DIA lah yang Maha Memberikan Solusi.

Dua, berikan jeda. Rutinintas yang monoton dan kesibukan kita bisa jadi sumber carut marutnya mood kita. So berikan jeda sesekali untuk sejenak meninggalkan rutinitas tersebut, manjakan diri anda dengan hal-hal menyenangkan seperti mengobrol dengan atau sama pasangan mungkin. Dan jangan ungkit rutinitasmu di sela obrolan itu. Usahakan untuk sedikit sok acuh dengan pekerjaanmu itu. Salah satu contoh bahwa kita perlu mengakses jeda dalam kehidupan ini yaitu ketika kita mengangkat selembar kertas dengan posisi menggantung selama beberapa menit. Dan saya yakin anda akan menyerah karena kelelahan mengangkatnya. Kertas bisa jadi lebih berat dari batu seberat satu kilo jika kita terlalu lama memegangnya. Ada satu kalimat yang bagus ini sob..! BUKAN KARENA BERATNYA SESUATU itu. Tapi karena kita MEMEGANG SESUATU itu TERLALU LAMA. So berikan jeda ya, toh jeda tidak akan memisahkannya tapi menghubungkannya. Tidak percaya? Seandainya tulisan ini tanpa jeda gimana, apa masih terlihat nyambung postingan ini?

Tiga, memaafkanlah masalalumu. Mema’afkan memang tidak mengubah masa lalu, tapi mema’afkan, akan memperindah kehidupan kita di hari ini dan di hari esok. Postingan tentang memaafkan sudah saya bahas pada postingan saya sebelumnya. Semoga bisa membantu.

Empat, jangan pernah menahan. Untuk yang keempat ini perlu kita waspadai. Karena kita sering tidak sadar telah menahan sesuatu hingga begitu lama rasa itu ada pada diri kita. Contoh seringkali kita marah kepada seseorang yang justru orang itu tidak tahu menahu tentang masalah kita. Biasanya ini karena kita sering menahan jengkel terhadap seseorang dan rasa itu meledak saat kita bersama orang lain. Segala yang ditahan pasti akan berusaha untuk keluar dan itu pasti. Bukankan ini akan memperlebar masallah? Lepaskanlah dengan memaafkan dan cara-cara sebelumnya.

Berhubung waktu sudah hampir menuju tengah malam, saya rasa cukup ini dulu tips dari saya kali lain kita sambung lagi. Yang jelas apa adanya saja, jangan muluk-muluk dan just accept itmaka kebahagian akan menghampirimu.

Renunganku (Tentang IBU)

|| || || Leave a komentar


14/04/13
Pagi ini “ibu” kata yang sangat singkat itu telah mampu buatku merinding. Dan “ibu” juga yang memenuhi pagiku, membuat semangatku tak berdaya untuk lebih eksis memenuhi hariku. Bagaimana kabarmu ibu? Anakmu disini menunggumu, menantimu kembali berkumpul dengan kami? Kurang tau tepatnya engkau pulang menemui kami, sebulan yg lalu sempat kaget juga bahwa engkau memutuskan untuk tidak kembali menggunakan waktu cutimu. Aku yakin alasan ituu karena kami, dan kami memaklumi semua. 

Menyedihkan ketika waktu kebersamaanmu dengan seseorang yang telah melahirkanmu sangat terbatas bahkan hampir tidak ada. Ahh..begitu bodohnya, logikanya ketika engkau begitu menyayangi orang tua (ibu), bukan lebih suka bermalas-malas dengannya dirumah. Bergegaslah dalam ikhtiarmu untuk beliau. Kerinduan memang menyakitkan tapi akan lebih menyakitkan jika kita tidak segera memberikan yang terbaik kepadanya. Tunjukkan semangatmu bukan ketidak berdayaanmu karena jauh darinya. Takaran rinduku jauh lebih besar dari asaku untuknya tapi usaha kecil untuknya akan sangat lebih berarti baginya. Jangan tunjukan ketidak berdayaanmu tapi tunjukan semangatmu karenanya, kehidupannya begitu sulit,  so ringankanlah dengan semnangatmu. Jangan buat doanya menjadi sia-sia. Tidakkah pernah berfikir ia lebih tersiksa ketika kita bermalas-malasan? 

Berfikirlah..
Bagaimana rasanya terluka dibalik senyum manisnya..?
Bagaimana rasanya lelah dibalik ketegarannya..?
Apa yang ia pikirkan..
yang begitu berat yang tersirat diwajahnya..
sedangkan yang kita tau, ia hanya menyiapkan..
makanan kecil saat kita lapar..
Bahkan kita tidak pernah sanggup untuk menyamai setiap ketegarannya menghadapi kita yang begitu malas ini.

Samsung: Windows 8 Tidak Lebih Baik dari Vista

|| || , || Leave a komentar

Sistem operasi teranyar Microsoft, Windows 8, kembali mendapat tanggapan kurang mengenakkan dari seorang eksekutif industri PC.

Adalah Jun Dong-soo, presiden dari divisi memory chip Samsung, yang memberikan komentar negatifnya terhadap Windows 8.

Dalam sebuah wawancara dengan media The Korea Times, Jun mengatakan bahwa industri PC secara global belum bisa terselamatkan, secara terus-menerus menurun, walau microsoft telah meluncurkan Windows 8 pada akhir tahun 2012 lalu.

Sekadar catatan, awalnya, banyak pengamat yang memprediksi, dengan hadirnya sistem operasi terbaru tersebut, pasaran PC akan mulai bergairah kembali. Namun, pasaran malah bereaksi sebaliknya, pangsa pasar perangkat PC masih belum menunjukkan tanda-tanda akan membaik. Bahkan, menurut prediksi IDC, pasaran PC akan menurun sekitar 1,3 persen pada tahun 2013 ini.

Tidak hanya itu, Jun juga mengeluarkan pendapatnya bahwa Windows 8 tidak lebih baik dibandingkan dengan Windows Vista, sebuah sistem operasi yang dinilai banyak pihak sebagai produk gagal.

"Saya rasa, sistem Windows 8 tidak lebih baik dari platform Windows Vista," kata Jun, seperti dikutip dari All Things D, Minggu (10/3/2013).

Selain itu, Jun juga banyak memberikan komentar negatif terhadap perangkat tablet milik Microsoft, Surface.
"Peluncuran dari tablet Windows Surface mendapatkan permintaan yang kurang terlalu tinggi. Sementara itu,
perpaduan antara Intel dan Microsoft untuk ultrabook yang lebih tipis, gagal dan saya percaya hal tersebut sebagian besar dapat terjadi karena platform Windows yang kurang kompetitif," ujar Jun.

Sebelumnya, presiden Acer, JT Wong, juga memberikan reaksi negatifnya terhadap Windows 8. Wong menjelaskan, angka pengkapalan PC Acer turun 28 persen pada kuartal empat 2012 dari kuartal yang sama tahun sebelumnya. Wong menimpakan sebagian kesalahan yang mengakibatkan penurunan tersebut kepada Windows 8, yang dinilainya gagal membangkitkan industri PC.

Sumber : @tekno.kompas.com/read/2013/03/10/12291899/Samsung.Windows.8.Tidak.Lebih.Baik.dari.Vista

Memaafkan itu Sesuatu

|| || || Leave a komentar
 MEMAAFKAN adalah tatkala kita SEDANG merasa DISAKITI. Karena pada saat kita sedang disakiti , biasanya semua hal tentang : rasa sakitnya, pelakunya, peristiwanya, penyebabnya, waktu kejadiannya dan persepsi kita atas itu semua ; masihlah SANGAT JELAS. Ibarat orang BAB, maka saat paling tepat untuk BAB adalah ketika sangat JELAS rasa sakit di perut kita (mules).hehe..
Indahnya memaafkan | Mungkin  sering kita mendengar kata maaf dari teman atau kita sendiri yang meminta maaf unutk orang lain. Tapi dengan kenyataan seperti diatas apakah kita bisa atau mungkin pernah memaafkan diri sendiri? Sebenarnya seberapa penting sih memaafkan? Mari kita bahas.

Sebetulnya memaafkan itu sangat penting juga bagi tubuh kita. Lho kok bisa? Gini lho, rasa tidak senang, dendam, benci itu sama aja dengan kotoran yang ada diperut kita cuma beda tempat yaitu "dihati". Bayangkan jika selama satu bulan Anda tidak BAB, tidak melepaskan kotoran dari perut Anda, apa yang akan  terjadi? Nah bayangkan juga jika Anda sudah satu bulan memendam kebencian terhadap seseorang, memendam kekesalan, kekecewaan, dan kemarahan, apakah yang akan terjadi dalam Jiwa Anda?

Sekarang kapan waktu paling optimal untuk memaafkan. Waktu yang paling tepat untuk MEMAAFKAN adalah tatkala kita SEDANG merasa DISAKITI. Karena pada saat kita sedang disakiti , biasanya semua hal tentang : rasa sakitnya, pelakunya, peristiwanya, penyebabnya, waktu kejadiannya dan persepsi kita atas itu semua ; masihlah SANGAT JELAS. Ibarat orang BAB, maka saat paling tepat untuk BAB adalah ketika sangat JELAS rasa sakit di perut kita (mules).hehe..

Lalu bagaimana dengan orang yang menunda-nunda memaafkan, ya sama saja seperti kita menahan sesesuatu disaat kita sedang mules. Bayangkan betapa menderitanya diri kita, #ehh jangan dibayangin ndink..haha.. Terus sama saja kita bilang, "nanti aja lah lo perutku sudah ndak mules"..wkwkkk konyol kan?

"Memang memaafkan itu tidak akan mengubah sesuatu yang sudah terjadi, tapi akan mengubah masa depan menjadi lebih baik." Lalu apa alasan kamu untuk tidak memaafkan. Bukankah Allah SWT saja Maha Memaafkan? Padahal Ia Maha Suci yang tidak pernah berbuat salah. Dan pastilah kita tidak pernah luput dari dosa ataupun kesalahan. Namun anehnya masih juga ada yang bilang seperti ini. "Kapok saya memaafkan dia? ndak lagi-lagi dah. air susu kok dibalas air tuba dan bla bla bla" 

ehh..ada yang terlewat, apa sih manfaatnya kita jadi seorang yang pemaaf. Salah satunya ialah mengundang ampunan Allah atas kesalahan kita. Jika kita ingin diampuni dosa-dosa kita oleh Allah, maka belajarlah untuk mema’afkan kesalahan orang-orang yang telah membuat kita kecewa. Semakin kita tidak mema’afkannya maka semakin jauh kita dari ampunan Allah, sehingga semakin terzalimilah diri kita, dan semakin menumpuklah dosa kita, dan semakin besarlah peluang kita masuk ke dalam neraka, na’udzubillahi min dzalik.

Berdasarkan penelitian memaafkan mengudang kesehatan jiwa dan raga. Semakin rutin seseorang itu mema’afkan, maka semakin bersih hatinya, maka semakin sehatlah jasadnya. Sehingga pantas saja jika Rosulullah saw bersabda “Ketahuilah, bahwa di dalam jasad manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasadnya. Dan jika ia jelek, maka jelek pula seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah Qolbu. (H.R. Bukhori dan Muslim)“

Dan satu lagi yang ajib eh ajaib, selain yang disebutkan diatas orang yang telah berbuat dzolim kepada kita akan enggan untuk mengulangi kedzoliman terhadap kita lagi. Misalkan hari ini anda didzolimi berulang-ulang dalam sehari oleh orang lain, lalu maafkanlah dengan sepenuh hati lalu lihat apa yang akan terjadi.*pake gaya pak Mario* hahaa..

Namun jangan samakan memaafkan dengan melupakan ya? Karena melupakan berbeda dengan memaafkan. Mungkin kita telah melupakan semua kesalahan orang lain terhadap diri kita, tapi dihati yang paling dalam kita masih belum bisa melupakan. Cara membedakannya cukup kamu ingat apa kesalahan mereka atau mungkin saat kita hadirkan pelakunya dihadan kita, jika masih jengkel atau marah kepadanya berarti kita belum sepenuhnya memaafkan. Hadirkanlah semua kesalahan yang belum termaafkan, hadirkan semua tentangnya, waktu, pelaku dan apa kesalahannya. Dan maafkanlah dengan sempurna.

Memaafkan tidak akan mengubah sesuatu dimasa lalu, tapi memaafkan akan mempercantik kehidupan kita sekarang dan yang akan datang.hehe..
Tulisan ini dibuat untuk mengingatkan saya akan pentingnya memaafkan. Belajar dari tulisan Kang Zain (Spiritual Sinergi Semesta) dan semoga berguna untuk teman semua.

Review Buku

|| || || Leave a komentar

Judul: BETERNAK SEMUT   MODAL NOL HASIL W.O.W
Harga : Rp 38.000,-

Synopsis
Kiat menjadikan hidup lebih indah dengan sukses beternak semut.

- Semut rang-rang atau semut api.
- Tips menjinakkan semut.
- Makanan dan minuman semut rang-rang
- Makanan penunjang produksi, reproduksi dan pasca panen.
- Minuman dan suplemen
- Mempercepat penyebaran koloni.
- Menggabungkan satu koloni dengan koloni lainnya.
- Media untuk ternak semut rang-rang.
- Cara mudah panen kroto tanpa harus digigit.

Dengan mempunyai penangkaran sendiri bisa bayanggkan berapa pendapat anda sebulan jika rata-rata bibit pertoples kecil dihargai senilai Rp. 150.000 lebih. Dan sekali panen anda dapatkan rata-rata Rp 100.000. Bisa digunakan sebagai sampingan atau penghasilan pokok bukan? 
Miliki segera buku ini dengan hubungi langsung melalui SMS  ke 0857 2172 3767 (fast respon)

update:
Mohon maaf untuk pembaca blog ini, buku "Berternak Semut Modal Nol Hasil Wow" sudah tidak cetak lagi. Untuk itu kami sediakan tutorial dalam bentuk CD yang berisi:
  1. tutorial dalam bentuk power point { dapat diprint }
  2. video turorial berternak semut rang-rang yang sudah mencakup seperti semua isi buku diatas
Dengan membeli CD tutorial kami, anda bisa dapatkan  fasilitas konsultasi lebih lanjut tentang berternak semut. Konsultasi free tidak dipungut biaya dari kami jika anda telah membeli CD torial dari kami. Untuk pembelian anda dapat menghubungi nomor di atas. Terimakasih

MANUSIA BIASA

|| || || Leave a komentar

Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu?
Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir, manusiawi lah). Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya. Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim.

Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.

Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya.

Asli. Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu. Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya). Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. That's all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.

Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap dirumahnya. Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua di taman rumahnya. Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita. Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa juga kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak pada saya.

"Aku gak bisa tidur." Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham kondisinya saat ini. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik. Kita berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan lampu taman.

"Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari duduknya sambil meraih HP disaku bajunya. Ia masuk dalam kamar berlahan dia membuka laci meja riasnya dan kembali ke taman lalu menyerahkan selembar amplop pada saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.

"Buka aja." Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca satu kalimat di atas dideretan paling atas.

"Beuuuhhh dah nih orang." Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum. Sementara di Cuma ngikik melihat ekspresi saya. Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu.

Kepada Yth
Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya dan calon kakak buat adik adik saya
Ditempat

Assalamu'alaikum Wr Wb
Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama...... menginginkan anda...... untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan. Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.
Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya.

Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya.

Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istikharoh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istikharoh dulu sebelum memberi jawaban pada saya. Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin.

Wassalamu'alaikum wr wb

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.

Surat cinta minimalis, saya menyebutnya. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."
"Karena dia manusia biasa."

Dia menjawab mantap. "Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari. Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kita jadi gembel. Hahaha."

"Ssttt." Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita ngobrol rahasia. Terdiam kita memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing.

"Udah tidur sana. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama."
Percakapan kita tadi masih terngiang terus ditelinga saya.
"Gik..."
"Tidur. Dah malam."
Saya menjawab tanpa menoleh padanya. Saya ingin dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.
* * *
Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'.

Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'. Embel embel predikat diri yang selama ini mereka ditanggalkan. Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah.

Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Lalu, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran soko kulino, kalau diterjemahkan secara bebas: "Cinta tumbuh karena terbiasa bersama."


Note 14 February 2012

|| || || Leave a komentar

Ya Allah, aku lepaskan rasa sayang ini dari ku, maka lepaskanlah rasa sayang yang tak layak ini dariku, aku adalah aku, dia adalah dia, aku adalah aku, rasa sayang kepadanya bukanlah aku. Aku adalah hamba yang hanya bergantung padaMu dan berharap kasih sayang Mu.
Ya Allah, aku serahkan urusan hati ini sepenuhnya kepadaMu, maka serahkanlah ketetapanMu yang terbaik kepadaku...dan sayangilah aku dalam peluk kasih sayangMu...
Aamiin.

Hikmah Sebuah Pertemuan

|| || || 2 komentar

Dimulai dari perkenalan dengan seorang wanita melalui sebuah situs jejaring sosial yang populer saat ini. Meskipun sebelumnya belum pernah melihat dalam dunia nyata jujur saja waktu itu saya merasa cocok dengannya. Seorang perawat dengan wajah yang tidak bisa dibilang kurang.

Awal pertemuan dialah yang mengatur, tak pelak begitu banyak tanda tanya muncul dipikiranku. Maklum karena ternyata dia adalah teman kencan kawan seprofesi saya dikantor. Perkenalan terus berlanjut karena kesamaan hoby menonton film, kita jadi saling bertukar film. Kita tidak selalu berdua bertemu, pasti ada orang ketiga meskipun hanya teman sanya sekantor yang sama-sama tinggal satu kontrakan.

Diperjalanan perkenalanku tidak jarang muncul pertanyaan kenapa Allah mempertemukanku kepadanya. Karena sesuatu hal dan “saya yakin tidak pernah ada yang kebetulan”. Allah SWT ingin menunjukkan perempuan seperti apa yang tidak cocok buatku. Ya, lebih tepat seperti itu. Hari ini, malam ini Allah telah membukakan mataku lebar-lebar bahwa ia tidaklah pantas buatku. Ternyata dialah orang yang rela mencintai pria non muslim. Kenapa saya mempermasalahkan ini?

Mencintai seorang orang kafir (non muslim) karena agamanya atau karena dia membenci Islam merupakan bentuk cinta kepada kekafiran. Dan “Budak mukminah itu lebih baik daripada wanita merdeka nonmuslim, meskipun dia membuatmu terpesona.” (QS. Al-Baqarah:221)

Karena prinsip hubungan muslim dengan orang lain telah dijelaskan Allah Swt dalam Al Qur’an dan melalui UtusanNya nabi Muhammad Saw, dimana harus terjalin atas dasar nilai persamaan, toleransi, keadilan, kemerdekaan, dan persaudaraan kemanusiaan (al-ikhwah al-insaniyah). Nilai-nilai Qur’ani inilah yang direkomendasikan Islam sebagai landasan utama bagi hubungan kemanusiaan yang berlatar belakang perbedaan ras, suku bangsa, agama, bahasa dan budaya.

Karena nilai-nilai Qur’ani diatas terkait dengan hubungan muslim dengan non muslim, tentu timbul pertanyaan apa yang dimaksud dengan ‘non muslim’ dalam pandangan Islam.

Pengertian Non-muslim sangat sederhana, yaitu orang yang tidak menganut agama Islam. Tentu  saja maksudnya tidak mengarah pada suatu kelompok agama saja, tapi akan mencakup sejumlah agama dengan segala bentuk kepercayaan dan variasi ritualnya. Al Qur’an menyebutkan kelompok non muslim ini secara umum spt terdapat dalam surat Al-Hajj, ayat 17 yang artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi Keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu”.
 dan surat al-Jasiyah, ayat 24 yang juga artinya sbb:
Dan mereka berkata: "Kehidupan Ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.
Dalam ayat Al Qur’an tadi terdapat lima kelompok yang dikategorikan sebagai non muslim, yaitu ash-Shabi’ah atau ash-Shabiin, al-Majus, al-Musyrikun, al-Dahriyah atau al-Dahriyun dan Ahli Kitab. Masing-masing kelompok secara ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut:
Pertama Ash-Shabi’ah, yaitu kelompok yang mempercayai pengaruh planet terhadap alam semesta.
Kedua Al-Majus, adalah para penyembah api yang mempercayai bahwa jagat raya dikontrol oleh dua sosok Tuhan, yaitu Tuhan Cahaya dan Tuhan Gelap yang masing-masingnya bergerak kepada yang baik dan yang jahat, yang bahagia dan yang celaka dan seterusnya.
Ketiga Al-Musyrikun, kelompok yang mengakui ketuhanan Allah Swt, tapi  dalam ritual mempersekutukannya dengan yang lain spt penyembahan berhala, matahari dan malaikat.
Keempat yang disebut Al-Dahriyah, kelompok ini selain tidak mengakui bahwa dalam Alam semesta ini ada yang mengaturnya, juga menolak adanya Tuhan Pencipta. Menurut mereka alam ini eksis dengan sendirinya. Kelompok ini agaknya identik dengan kaum atheis masa kini.
Kelima Ahli Kitab. Dalam hal ini terdapat dua pendapat ulama. Pertama, mazhabi Hanafi berpendapat bahwa yang termasuk Ahli Kitab adalah orang yang menganut salah satu agama Samawi yang mempunyai kitab suci spt Taurat, Injil , Suhuf, Zabur dan lainnya. Tapi menurut Imam Syafii dan Hanbali, pengertian Ahli Kitab terbatas pada kaum Yahudi dan Nasrani. Kelompok non muslim ini disebut juga dengan Ahli Zimmah, yaitu komunitas Yahudi atau Nasrani yang berdomisili di wilayah umat Islam dan mendapat perlindungan pemerintah muslim.
Kembali pada pokok cerita ini bahwa mencintai seorang non muslim adalah sama dengan mencintai apa yang ada padanya, orang yang kita cintai tersebut. Lalu bagaimana dengan aqidah? Otomatis kita juga menncintai aqidahnya sebagai sesuatu yang melekat pada dirinya. Dan dapat juga membatalkan sahadattain. Ada batas-batasan dalam berhubungan dengan non muslim, kita boleh berkerjasama dalam bisnis/jual-beli tapi tidak dalam soal cinta. Namun sekali lagi sepertinya efek kampanye pluralisme menjadikan anak muda jaman sekarang menganggap mencintai seseorang non muslim adalah wajar, dengan dalih cinta itu suci, wajar, dan tidak bisa disalahkan.
Cinta tidak pernah salah dan tidak akan pernah salah. Kebanyakan orang susah untuk melihat ke dalam diri masing-mmasing. Lalu siapa yang bisa disalahkan, kita? Ya, kitalah yang perlu disalahkan karena memiliki perasaan cinta yang salah itu. Sulit memang bagi kita manusia untuk mengakui kesalahan. Inilah kenyataannya, lalu kenapa kita marah jika diperintahkan untuk memohon ampunan kepadaNya?
Perdebatan malam ini (18/9/12) semakin mengokohkan sikapku untuk menjauhinya karena aku telah mencintainya sebagai orang yang bukan hak saya dan telah mencintai wanita yang kurang dalam agamnya. Astagfirullah, semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya.
Alhamdulillah Allah SWT telah menunjukkannya kepadaku, mungkin akan terlalu banyak masalah atau konflik jika kita terus bersama karena sama muslim tapi beda keyakinan.
Masih ku ingat kata yang ia ucapkan padaku “aku tidak merasa ternoda, jadi cukup. Terimaksih”. Haii.. kamu telah mencintai non muslim dan tidak merasa bersalah? Itu hak anda, dan kewajibanku telah gugur bersama dengan ajakanku untuk meninggalkan dan memohon ampunlah kepadaNya.
Ya Allah, aku lepaskan rasa sayang ini dari ku, maka lepaskanlah rasa sayang yang tak layak ini dariku, aku adalah aku, dia adalah dia, aku adalah aku, rasa sayang kepadanya bukanlah aku. Aku adalah hamba yang hanya bergantung padaMu dan berharap kasih sayang Mu.
Ya Allah, aku serahkan urusan hati ini sepenuhnya kepadaMu, maka serahkanlah ketetapanMu yang terbaik kepadaku...dan sayangilah aku dalam peluk kasih sayangMu...
Aamiin.
Akan ku lupakan engkau mulai hari ini, meski susah tapi saya mengikhlaskan kesusahan dalam melupakan ini. Allah sebaik-baik pembuat rencana. Dan akhirnya saya lebih bisa memaknai bahwa “keajaiban tidak identik pada terkabulnya semua keinginan”. Inginku tidak terlaksana, dan inilah rencana besar dibalik sebaik-baik rencanaNya. Ia ingin menjelaskan kepadaku Hubungan antar Non-muslim. Sahabat fillah mohon maaf, tulisan ini banyak cacatnya, banyak salah pemakaian kata. Namun, saya berharap semoga bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua. Sebaik-baik cinta adalah yang Allah Ridhoi. Barakallah

Curcol 19/9/12