Aku dan Sepotong Hati yang Baru

|| || || Leave a comments
Kenangan indah bersammu akan kembali memenuhi hari-hariku entah hingga kapan. Itu benar. Membuatku sesak. Tapi aku tidak akan membiarkan hidupku kembali dipenuhi harapan hidup bersamamu. Sudah cukup. Biarkan sakit hati ini menemani hari-hariku.

Biarlah aku menelannya bulat-bulat sambil sempurna menumbuhkan hati yang baru, memperbaiki banyak hal, memperbaiki diri sendiri. Apa pepatah bilang? Ah, iya, patah hati tapi tetap sombong, patah hati tapi tetap keren.

Dikutip dari 2 kalimat terakhir "Sepotong Hati yang Baru"
/[ 0 comments Untuk Artikel Aku dan Sepotong Hati yang Baru]\

Post a Comment